WELCOME IN MY PLACE
Rabu, 26 September 2012
TAWURAN SMA
Baru-baru ini lagi anget tentang tawuran antara SMA 70 VS SMA 6 Jakarta. dari pengalaman gua sekolah sih, ngga semua yang ikut tawuran itu pengen ngelakuin tawuran. banyak yang cuma ikut-ikutan, dan dipaksa sama "jagoan sekolah". mereka-mereka yang tawurannya setengah-setengah ini yang biasanya jadi korban, soal nya mereka ngga tau apa yang harus mereka lakuin pas tawuran.
senjata-senjata yang sering di bawa pas tawuran biasa nya sabuk berkepala gir motor, sabuk berkepala besar, celurit, pedang, samurai, dan masih banyak lagi, mereka yg tawuran juga ngga takut buat ngebacok orang pake senjata-senjata tadi. biasanya tawuran terjadi pas pulang sekolah, mereka yang tawuran beramai-ramai naik kendaraan umum atau jalan kaki ketempat yang biasa buat tawuran. kadang-kadang malah kendaraan umum nya yg jadi sasaran amukan para pelajar karena tidak mau di tumpangi. setelah sampai tempat tujuan (tempat tawuran), para pelajar yang mau tawuran biasanya nonkrong di situ sampai yang di anggep datang. kalau musuhnya sudah datang, pentolan sekolah yang mau tawuran langsung mengomandoi atau yang pertama melakukan penyerangan.
menurut gua sih tawuran ngga ada untung nya, jadi mendingan menghindar kalo mau di ajakin tawuran. ikut tawuran itu serba salah, kalo kita ngga ngebacok ya kita yang di bacok, tapi kalo kita ngebacok, kita nanti di cari-cari orang atau polisi. tawuran itu kegiatan yang ngga jelas dan ga akan pernah jelas.
kayanya cukup sekian dulu cerita dari pengalaman gw, kalo ada salah-salah kata ya maaf. nama nya juga baru belajar nulis di blog. hhehe
Minggu, 05 Agustus 2012
Travis Barker Mempertimbangkan Terbang ke Australia untuk Tur blink-182
Published 14 July 2012
Beberapa hari lalu, muncul kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan, yaitu blink-182 akan mengadakan tur ke Australia pada Februari 2013, setelah terakhir kali mereka mengunjungi negara tersebut terakhir kali pada tahun 2000. Kabar ini tentu saja tidak hanya membuat senang para fans blink-182 di Australia, tapi juga negara-negara tetangga, seperti Indonesia, yang akhirnya memiliki kesempatan dan kemungkinan besar mendatangkan trio pop punk tersebut ke sini. (Semoga ada promotor yang berhasil membawa mereka ke Indonesia)
Namun berita baik tersebut agak sedikit terganggu karena ternyata Travis tidak bisa ikut dalam tur blink-182 di Australia tersebut dikarenakan traumanya yang tidak memungkinkannya untuk naik pesawat terbang dan terbang ke Australia. Tentu banyak fans yang kecewa dengan hal tersebut.
Tapi 2 hari lalu, Travis membuat sebuah kejutan. Ia mengungkapkan pertimbangannya untuk terbang ke Australia dan ikut dalam tur blink-182 di sana. Berbicara kepada majalah Red Bulletin, Travis menyadari bahwa ketakutan dan traumanya dapat menghambat jalannya tur blink-182, dan ketika naik kapal laut adalah pilihan yang mudah saat melakukan tur Eropa, tur di negara yang lebih jauh seperti Australia akan membuatnya memikirkan bahwa pilihan yang paling memungkinkan adalah pembiusan (pemberian obat penenang).
Travis mengatakan: “Tur Eropa ini adalah tur yang besar yang dapat mendukung (penjualan) album di Eropa. Tapi sayangnya saya tidak dapat naik pesawat, jadi sangat sulit mengatakan apa yang band ini bisa lakukan dan potensi apa yang ada, karena Saya tidak bisa pergi ke semua tempat”.
“Saya merenungkan untuk dibius dan naik pesawat terbang ke Australia. Saya ingin mengatasi (trauma Saya) tersebut. Jika saya melakukan hal tersebut, Saya pikir saya akan memilih maskapai Qantas. Mereka tidak pernah mengalami kecelakaan. Itu adalah sesuatu yang ingin Saya atasi. Anak-anak saya pun sangat takut untuk terbang. Saya ingin mereka menyaksikan Saya mengatasi hal ini.
Sebelumnya, Travis mengkonfirmasi kabar bahwa blink-182 akan melakukan tur di Australia pada Februari 2013, sekaligus mengatakan bahwa ia tidak bisa ikut serta dalam tur tersebut di akun Instagram-nya.
Sumber: http://musicfeeds.com.au/news/travis-barker-contemplates-getting-knocked-out-and-getting-on-a-plane-to-australia/
Langganan:
Postingan (Atom)