WELCOME IN MY PLACE

Minggu, 04 Januari 2015

Griffons Army (Indonesia)

Naah Griffons army sendiri adalah perkumpulan apa yaah, bisa dibilang pecinta, kolektor, tukang jual-beli dll. pokoknya tentang brand kenamaan yang bernama Macbeth Footwear. Di Indonesia sendiri terdapat banyak regional(daerah perkumpulan komunitas Macbeth), ada beberapa dari kota-kota se Indonesia mulai dari Bali, Bandung, Jakarta(ada gue,hee), Bekasi, Banjarmasin, Lampung, Makassar, Malang, Medan, Pekanbaru, Purwokerto, Samarinda, Solo, Surabaya, Tanggerang, Yogyakarta dan mungkin masih banyak lagi yang kan nambah.
Udah banyak kok acara ngumpul-ngumpul bareng komunitas masing-masing regional, tees(baju resmi) kami udah ada kok, udah jadi 2 jenis + 1 varisity Jacket Griffons Army. Yang baju regional sendiri juga udah banyak yang buat per-regionalnya. jangan kaku kalo mau gabung bareng anak-anak Griffons Army, mereka wellcome kok, pengalaman gue pas pertama kali ikut waah emang takut apa lagi sendirian dan mereka semua belom ada yang gue kenal secara pribadi, masih kenal lewat facebook ect.


THE SECOND ARTICLE

Ya, seperti yang kalian lihat itu adalah seorang astronaut.
Banyak dari teman saya yang bertanya, “kenapa astronaut?” . menurut saya astronaut adalah pekerjaan yang sangat berat dan sulit, tapi itu yang membuat saya berfikir kalau astronaut itu keren.
Mereka bisa melakukan apa saja di luar angkasa seperti berjalan di bulan, lompat-lompat dibulan, ya pokoknya suka-suka dialah haha. Itulah yang saya fikir tentang astronaut waktu saya kecil dulu. Pada kenyataannya astronaut bukan hanya sekedar bersenang-senang di luar angkasa, mereka melakukan tugas yang berat untuk berbagai alasan seperti ilmu pengetahuan, penelitian, dan hal lainnya.
Astronaut bukan pekerjaan yang mudah, Karena jadi astronaut sangat berbahaya dan mempertarukan nyawa . astronaut juga tidak diperbolehkan melakukan kesalahan sekecil apapun di luar angkasa.
Bayangin kalau kalian jadi astronaut, bisa ngeliat keindahan bumi dari luar bumi itu sendiri, mungkin itu bakal nimbulin sensasi tersendiri buat kalian, ya tapi gitu jadi astronaut ga semudah yang terlihat

ARTIKEL PERTAMA HIATTUS

Di artikel pertama hiatus, hiatus memberi nama “Grizzly”.
Kenapa hiatus mengambil Grizzly bears untuk artikel pertama? Karna beruang grizzly hewan yang menyendiri, kuat, dan menurut saya beruang grizzly adalah hewan yang keren haha. Grizzly juga hewan yang cerdas dan mempunyai ingatan yang kuat. Selain besar dan kuat grizzly juga hewan yang bersahabat bila tidak di ganggu, dan itu membuat grizzly menginspirasi saya.
Dalam design pertama tersebut terdapat gambar seekor grizzly yang yang terlihat marah di suatu tempat yang membelakangi bumi. Disitu saya mencoba menceritakan tentang hewan yang marah karena bumi sudah tidak seperti dulu yang nyaman untuk ditinggali, manusia sendiri yang membuat bumi jadi tidak nyaman untuk ditinggali hewan, pembabatan hutan tanpa membuat tempat tinggal alternative untuk hewan, pemburuan hewan secara besar-besaran untuk diambil organ atau bulu hewan membuat hewan jadi semakin sedikit.

Dan saya harap dengan gambar tersebut orang-orang bisa mengerti dan memulai untuk menyayangi dan berbagi tempat dengan hewan.

Spesifikasi t-shirt hiatus

Hiattus menggunakan kaos berbahas cotton combed 40s, kenapa Hiattus menggunakan kaos berbahan 40s? karna kaos 40s salah satu jenis kaos yang enak dipakai. Combed 40s dikenal sebagai bahan yang adem dipakai dan termasuk jenis yang kaos yang tipis. Tapi tipis disini bukan berate gampang robek atau sebagainya, tapi tipis dikarnakan biasanya orang di daerah tropis lebih memilih bahan yang tipis dan berkualitas agar nyaman digunakan di cuaca tropis yg cukup panas. Nah kalian tau Jakarta itu panas bener, apalagi depok kalo siang, bukan maen panasnya.

Untuk jenis sablon, Hiattus menggunakan sablon manual jenis rubber, sablon rubber sudah dikenal sebagai salah satu sablon terbaik di dunia konveksi. Walaupun sablon digital printing sudah mulai banyak dimana-mana, tapi menurut saya sablon manual lebih baik dari segi kualitas.

KONSEP AWAL HIATTUS

Mengenai konsep, Hiattus memilih konsep luar angkasa beserta khayalan-khayalan saya tentang luar angkasa. Mungkin untuk sebagian orang luar angkasa ya cuma gitu aja, tapi menurut saya luar angkasa punya banyak keindahan untuk diterapkan di t-shirt. Dari segi warna yang berbagai macam, dan yang menurut saya perpaduan warna dalam konsep space tidak kelihatan aneh atau norak, tapi itu menurut saya ga tau menurut orang lain mah haha . selain warna, benda-benda luar angkasa seperti satellite, planet, bintang, dan semua yang ada di luar angkasa punya keindahan tersendiri. Nah kalau difikir-fikir konsep luar angkasa punya keterkaitan dengan Hiatus yang memiliki arti kekosongan, kehampaan dan titik jenuh.
Seperti kalian ketehui kalo luar angkasa adalah ruang hampa udara, tidak ada gravitasi, oksigen, bahkan sepertinya tidak ada makhluk hidup . eh tapi saya salah satu orang yang percaya kalo di luar angkasa ada makhluk hidup lain selain makhluk hidup yang ada di Bumi. Kenapa saya percaya seperti itu, karena luar angkasa tempat yang sangat-sangat luas dan tidak ada yang tau ujungnya dimana, dan saya percaya kalau tuhan ga akan buat sesuatu yang tidak ada gunanya.

Kembali lagi ke konsep Hiattus, konsep dasar Hiattus luar angkasa tapi kadang saya menambahkan unsur-unsur lain dalam design yang saya buat seperti hewan, keindahan alam dan lain-lain

Jumat, 02 Januari 2015

ASAL MULA HIATTUS

Pertama-tama saya akan menjelaskan apa itu hiatus.
Hiatus adalah clothingline yang saya buat dari setahun belakangan ini, melalui hiattus itulah saya bisa mengeluarkan ide-ide dan khayalan saya tentang luar angkasa, alam, dan keindahan buatan tuhan lainnya.

sekarang kita flashback ke setahun yang lalu dimana saya membuat dan bisa memakai baju yang saya buat sendiri dan dengan gambar yang saya buat sendiri. Disaat itu saya bingung untuk memberi memberi nama apa product yang saya akan buat. ntah kenapa saya jadi ingat kata "HIATUS", kata "Hiatus" pertama kali saya lihat pada article tentang BLINK-182 yang saya baca pada saat saya SMA, di article itu hiatus mengartikan tentang vacumnya blink-182 untuk berhenti pada dunia permusikan dunia pada 2006. Blink-182 sendiri adalah band idola saya dari saya sekolah dasar, lagu mereka yang terkenal adalah "i miis you", "all the smallthing", "the rock show", mungkin itu lagu yang banyak dikenal orang banyak, padahal masih banyak lagu mereka yang yang menurut saya keren.

sekarang kemabali lagi ke Hiattus yang saya buat. Hiattus menurut arti sebenarnya adalah kokosangan, titik jenuh, dan kesendirian, Hiattus cloth berawal dari seorang anak bodoh yang pendiam dan hanya menyimpan khayalan tentang kehidupan selain di Bumi, nah untuk kalimat tadi, saya masih percaya sampe sekarang haha. pertama kali saya berfikir tentang membuat clothingline pada saat saya SMA, pada saat itu saya ga berani untuk memulai clothing tersebut karena keterbatasn biaya dan koneksi. saya mulai berani untuk memulai ini pada saat saya kuliah, diawal pembuatan saya gagal, karena kaos sample yang saya buat tidak memenuhi kriteria yang saya inginkan, sayapun mencoba untuk kedua kalinya, tapi gagal lagi -__-, untuk ketiga kalinya saya membuat dan akhirnya sample yang saya buat memenuhi kriteria kaos yang saya inginkan. dan dari situlah Hiattus yang saya buat dimulai . 

oiya sebenarnya penulisan "hiattus" hanya meggunakan satu huruf "T", tapi karena ada band dari jepang juga menggunakan nama "Hiatus" dan mereka membuat t-shirt merchandise yang bertuliskan "hiatus" di bagian depan. karena saya ngga mau dibilang meniru nama band tersebut, maka saya tambahkan satu huruf "T" lagi menjadi "Hiattus" agar tidak sama dengan siapapun.


Selasa, 23 Desember 2014

ANALISA SKRIPSI



A. LATAR BELAKANG MASALAH

Perencanaan yang sistematis dan matang dari suatu aktifitas adalah merupakan suatu karakteristik dasar dari industri modern, sebab pada dasarnya perencanaan yang efektif atas bahan, mesin, dan uang akan kearah perolehan laba yang begitu penting dalam suatu perusahaan. Sejalan dengan perkembangan suatu perusahaan maka untuk menghadapi faktor-faktor tersebut diatas haruslah dipertimbangkan suatu sistem perencanaan material produksi yang dapat menunjang seluruh aktifitas produksi sebagai salah satu langkah dalam proses pengambilan keputusan.

PT. Lung Cheong Brothers Industrial merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri mainan plastik, dimana dalam melakukan aktifitas produksinya perusahaan ini berproduksi berdasarkan pesanan dari customer (Job Order). Sebagai perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan atau perjanjian kontrak, maka hasil produksinya akan selalu mengalami perubahaan berdasarkan permintaan para customer, baik jumlah maupun jenis-nya.

Dengan sering terjadinya perubahan rencana produksi pada setiap periode pemesanan serta material yang digunakan dalam pembuatan produknya sebagian besar masih diimpor dari Donggoan dan Hongkong, hanya sebagian kecil saja material dibuat sendiri atau dibeli dari dalam negeri, akan menyebabkan timbulnya masalah dalam hal penanganan material sebagai salah satu faktor yang menunjang aktifitas produksi.

Dikarenakan berbagai permasalahan sering timbul yang disebabkan oleh material, maka penulis merasa perlu untuk merancang sebuah sistem berbasis komputer untuk mempermudahkan melakukan perencanaan material tersebut agar penggunaanya bisa lebih efisien. Untuk itu diusulkan sebuah perancangan sistem yang berjudul :

” PERANCANGAN PROYEK SISTEM INFORMASI PERENCANAAN KEBUTUHAN MATERIAL PRODUKSI PADA DEPARTEMEN ASSEMBLY DI PT. LUNG CHEONG BROTHERS INDUSTRIAL”

B. RUMUSAN MASALAH

Sebagai perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan atau job order yang jumlah ataupun jenisnya selalu berubah-ubah pada setiap periode pemesanan.

Untuk memproduksi sebuah mainan produksi dimulai dari pembuatan komponen-komponen dasar dan selanjutnya dirakit dengan urutan –urutan produksi yang cukup panjang sehingga menjadi suatu produk akhir.
Urutan-uratan produksi yang cukup panjang tersebut menyebabkan kebutuhan serta jumlah untuk setiap jenis material berbeda-beda menurut ketergantungan jenis material serta dengan lainnya. Yang menjadi pokok persoalan dalam hal ini adalah:

1. bagaimana mengembangkan suatu sistem manajemen material yang terencana dengan baik sehinggga mampu memberikan informasi tentang waktu serta jumlah kebutuhan tiap material dengan tepat? sebab aspek perencanaan material merupakan suatu sistem yang tak dapat dipisahkan dari faktor manusia,alat,sistem kerja dalam lingkungan dalam kelancaran proses produksi.

2. Perubahan rencana seperti apa yang sering terjadi ? Dengan sering terjadinya perubahan rencana produksi tersebut, Bagaimana agar penggunaan material bisa tetap akurat sesuai dengan rencana ?

3. Masalah apa saja yang timbul disebabkan oleh material ?

C. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam membuat perancangan system ini adalah :

1. Merancang sebuah sistem perencanaan material yang berbasis komputer dengan menggunakan bahasa pemprograman C sehingga dapat memberikan kemudahan memperoleh informasi yang diperlukan dalam perencanaan material produksi

2. Permasalahan yang terjadi yaitu sering terjadi kekurangan material pada saat produksi sedang berjalan dan kelebihan material yang cukup banyak disaat produksi telah selesai. Untuk itu diperlukan suatu sistem perencanaan material yang tepat agar permasalahan tidak timbul kembali.

D. BATASAN MASALAH

Untuk mengetahui secara jelas mengenai sistem perencanaan material yang diterapkan sekarang di PT. Lung Cheong Brothers Industrial, tentunya diperlukan penelitian secara menyeluruh aktifitas yang ada, sebab perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk dengan tahapan-tahapan yang cukup kompleks yaitu mulai dari Injection, Decoration dan Assembly. Namun dalam perancangan sistem ini penulis melakukan pembatasan masalah. Hal ini dimaksudkan agar obyek dapat terarah sesuai dengan yang dimaksudkan. Pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Penelitian dibatasi untuk perencanaan material produksi pada Dept. Assembly saja, hal ini dipilih karena urutan-urutan produksinya cukup panjang.

2. Kapasitas pesanan,rencana produksi dianggap sudah ada.

3. Implementasi dari hasil perancangan menggunakan bahasa pemrograman C.

E. SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk mempermudah dalam perancangan sistem ini, penulis menggunakan sistematika penulisan yang dibagi dalam 5 ( Lima ) bab dengan susunannya sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan tentang : Latar Belakang Masalah, Identifikasi masalah, Rumusan Masalah, Maksud dan Tujuan Penelitian, Batasan masalah dan Sistematika Penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menerangkan tentang : teori-teori yang terkait dengan pokok pembahasan, seperti Konsep Dasar Sistem,dan Teori Tentang Permasalahan.

BAB III METODE DAN OBJEK PENELITIAN

Bab ini menerangkan tentang : Metode Penelitian, Metode Pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian dan Gambaran Umum Perusahaan yang terdiri dari : Sejarah Umum Perusahaan, Visi dan Misi Perusahaan, Struktur Organisasi Perusahaan, Job Description, dan Bidang usaha Perusahaan.

BAB IV ANALISIS PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan tentang : Analisis sistem yang diteliti, Perancangan sistem yang diajukan, Implementasi sistem yang diajukan dan Analisis Implementasi yang sudah dirancang.

BAB V KESIMPULAN
Merupakan bab terakhir yang menguraikan kesimpulan hasil akhir dari pembahasan yaitu terhadap pengembangan perangkat lunak, perancangan implementasi, dan terutama pada analisis kinerja perangkat lunak. Selain itu juga dikemukakan saran-saran yang bermanfaat kepada Perusahaan atau kepada Lembaga.

F. LANDASAN TEORI

1. Konsep Dasar Sistem
a. Pengertian Sistem
Menurut Jogiyanto Hartono, MBA. Ph. D, dalam bukunya yang berjudul Pengenalan Komputer, mengemukakan bahwa:
“Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”. (Jogiyanto, 1999, hal: 683).
Suatu sistem dapat terdiri dari sistem-sistem bagian (subsystem). Misalnya, sistem komputer dapat terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak. Masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi atau terdiri dari komponen-komponen.

b. Karakteristik Sistem
Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environments), penghubung (interface), masukan (input), pengolah (process), keluaran (output) dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal).
a) Komponen-komponen Sistem
Suatu Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut Supra System.
b) Batas Sistem
Batas Sistem (boundary) adalah merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Pembatas suatu sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
c) Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan luar (environtments) dari suatu sistem adalah apapun yang berada di luar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
d) Penghubung Sistem
Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber data yang mengalir dari subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan (input) bagi subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.
e) Masukan Sistem
Masukan (input) merupakan energi yang dimasukan kedalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan signal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
f) Keluaran Sistem
Keluaran sistem (output) adalah hasil dari energi yang diolah dan menjadi keluaran yang berguna dari sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
g) Pengolah Sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.
h) Sasaran Sistem
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective) . Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.


G. METODE DAN OBJECT PENELITIAN

1. Metode Penelitian
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structure Analisis and Design. Penulis menggunakan aliran data diagram atau DFD (Data Flow Diagram) dalam Perancangan Sistem Pengendalian Material Produksi, yaitu meneliti data yang bersifat umum menjadi dari yang bersifat umum menjadi yang bersifat khusus.

2. Metode Pengumpulan Data
Dalam menyusun laporan ini, penyusun menggunakan metode pengumpulann data yaitu sebagai berikut :
a. Interview
Yaitu suatu teknik pengumpulan data dimana penyusun mengadakan suatu tanya jawab langsung dengan pihak Pt. Lung Cheong Brothers Industrial yang dapat memberikan penjelasan mengenai informasi yang berhubungan dengan judul usulan penelitian yang diangkat oleh penyusun, data yang diperoleh selama interview yaitu sistem pengendalian material produksi.
b. Observasi
Metode ini digunakan untu mempelajari dan mengetahui secara langsung hal-hal yang ada dilapangan yang berhubungan langsung dengan judul usulan penelitian yang diangkat, data-data yang diperoleh selama observasi tentang alur sebuah permasalahan pengadaan dan pengontrolan barang.
c. kepustakaan

3. Objek Penelitian
Penelitian ini dilakukan di perusahaan Pt. Lung Cheong Brothers Industrial yang didirikan pada tahun 1993 yang merupakan perusahaan bergerak di bidang produksi mainan plastik yang beralamat di Kp. Sentul Lio Km 14 Kragilan Serang Banten.


PENUTUP

Dalam bab ini akan dikemukakan kesimpulan yang diperoleh dari analisa data dari pembahasan masalah serta saran-saran